Desa Tasikagung adalah desa sentra perikanan laut di Kabupaten Rembang.Di desa Tasikagung inilah dermaga/pelabuhan kapal perikanan Rembang dan Tempat Pelelangan Ikan dibangun. Pembangunan masih terus dilakukan dengan meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana untuk mengoptimalkan hasil komoditas perikanan laut yang mampu menyumbangkan devisa bagi Kabupaten Rembang.
Transportasi : Dilalui jalur Pantura.
Desa Tasikagung merupakan desa pesisir, dilalui/sebelah utara jalur pantura dengan batas-batas wilayah meliputi :
- Disebelah Utara merupakan laut jawa
- Disebelah Timur merupakan Pantai Kartini yang sekarang menjadi Dampo Awang Beach,
- Disebelah Barat merupakan Desa Tanjungsari yang dibatasi oleh sungai Karanggeneng
- Disebelah selatan merupakan Desa Sumberjo.
Pada zaman dahulu dikota Rembang ada sebuah desa yang bernama desa “Pabean”.Di desa Pabean itu terkenal dengan usaha produksi terasi.Di desa itu hampir sebagian besar mata pencarian penduduk sebagai pembuat terasi.Desa Pabean terkenal terasinya yang sangat enak, sehingga orang-orang menyebut desa Pabean sebagai desa pemroduksi “Terasi”.Dahulu desa Pabean juga terkenal sebagai desa penghasil ikan.Setiap orang yang melaut mencari ikan, pasti ikan yang didapatkan banyak atau kata lainnya “Agung”.
Di ujung timur desa Pabean, ada tanah yang terhampar sangat luas.Tetapi didaerah tersebut tidak dihuni oleh seseorang.Berhubung penduduk yang bertempat tinggal di desa Pabean sangat banyak dan memadati desa Pabean, sebagian penduduk yang bertempat tinggal di desa Pabean bertujuan untuk memanfaatkan tanah yang kosong itu untuk dibuat sebuah desa sebagai tempat tinggal mereka. Dan desa tersebut diberi nama desa “Trasik Agung”. Nama Trasik Agung diambil dari pekerjaan penduduk Pabean.Sebagai pembuat “Trasi” dan Pencari ikan dan ikan yang dihasilkan banyak atau kata lainnya “Agung”.Tetapi dengan perkembangan zaman, para penduduk setempat menyebut desa itu sebagai desa “TASIK AGUNG”.Sejak itulah desa bernama desa “Tasik Agung”.